sampah

                           SAMPAH

Pengertian Sampah
Banyak sekali pengertian sampah yang diketahui oleh masyarakat, pengertian tersebut mulai dari yang umum dan mudah dipahami hingga pengertian dari lembaga resmi.Berikut ini adalah beberapa pengertian tentang sampah secara umum, menurut para ahli, sesuai aturan.
1.Pengertian Sampah Secara Umum
Secara umum sampah dapat diartikan sebagai semua benda yang sudah tidak digunakan lagi oleh makhluk hidup, sehingga sifatnya menjadi buangan. Jadi benda sisa yang dihasilkan oleh manusia, hewan, bahkan tumbuhan semuanya berpotensi dianggap sebagai sampah selama tidak digunakan lagi.Sampah juga bisa didefinisikan sebagai material sisa dari rumah tangga dan produksi industri yang dibuang. Material sisa tersebut dapat berwujud zat padat, cair, hingga gas. Tidak jarang material seperti itu adalah bahan utama penyebab pencemaran lingkungan.
2.Pengertian Sampah Menurut Para Ahli
Menurut Azwar, sampah merupakan sebagian dari sesuatu yang tidak digunakan lagi, tidak disenangi, atau memang harus dibuang. Umumnya sampah dihasilkan dari kegiatan manusia, termasuk produksi industri, namun bukan berasal dari sesuatu yang bersifat biologis seperti kotoran manusia atau human waste.Sementara itu, Basriyanta berpendapat bahwa sampah merupakan material yang sudah tidak dibutuhkan dan tidak berguna lagi, sehingga pemilik membuangnya. Meskipun begitu, sampah masih dapat berguna kembali jika didaur ulang untuk menghasilkan sesuatu yang baru.
3.Pengertian Sampah Menurut Aturan Yang Berlaku 
Pengertian sampah diatur di dalam Undang-Undang No.18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, sampah yang dimaksud yaitu sisa kegiatan sehari-hari manusia atau sisa proses alam yang dapat berbentuk padat atau semi padat, dapat berupa zat organik atau organik, dan bersifat bisa terurai atau tidak bisa terurai yang dianggap tidak berguna dan dibuang ke lingkungan.
Jenis - Jenis Sampah 
Seperti telah disebutkan, bahwa sampah bisa berwujud padat, cair, hingga gas. Sampah juga bisa berasal dari limbah rumah tangga, hasil industri, rumah sakit, pertanian, peternakan, pasar, perkebunan, dan berbagai tempat lainnya.
Oleh karena itu, sampah dapat diklasifikasikan berdasarkan beberapa aspek seperti sifat dan wujudnya.
1.Jenisa Sampah Berdasarkan Sifatnya 
Jika menggolongkan sampah berdasarkan sifatnya di golongkan menjadi dua yaitu:
•Sampah organik adalah material sisa yang dihasilkan dari bahan hayati, sehingga mudah terdegradasi secara alami oleh mikroba. Sampah jenis ini sangat mudah membusuk dan biasanya berasal dari sisa makanan, kulit buah, sayur, daun, dan kayu. Material seperti ini banyak dihasilkan di dapur rumah tangga dan pasar.
Sampah anorganik adalah material sisa yang dihasilkan dari bahan non-hayati berupa olahan tambang dan produk sintetik, sehingga sulit membusuk. Jenis ini tidak mudah terdegradasi oleh mikroba jadi butuh waktu lama agar dapat terurai. Sampah ini bisa berbahan plastik, kaca, logam, keramik, dan kertas.
2.Jenis Sampah Berdasarkan Wujudnya 
Ada tiga jenis sampah berdasarkan wujudnya,yaitu padat,cair,gas.
•Sampah padat adalah semua material sisa yang berbentuk padatan dan sudah dibuang oleh manusia. Ada banyak sekali contoh sampah ini seperti sampah dapur, pecahan gelas, kaleng bekas, botol, plastik, sampai kemasan makanan.
•Sampah cair adalah material sisa yang berbentuk cairan. Sampah jenis ini sering sekali menimbulkan pencemaran pada aliran sungai, selokan, hingga laut. Beberapa contohnya adalah air sabun, air cucian, dan minyak goreng.
•Sampah gas adalah material sisa berbentuk gas yang sudah tidak dibutuhkan manusia. Jenis sampah ini termasuk gas karbon dioksida (CO2) sebagai hasil pembuangan pernapasan dan karbon monoksida (CO) sebagai sisa pembakaran.
Dampak Buruk Sampah 
 Sampah merupakan permasalahan serius yang sedang dihadapi oleh manusia. Pasalnya tidak semua sampah bisa terurai secara cepat, bahkan ada yang butuh ratusan tahun untuk hancur. Sementara itu jumlah sampah terus bertambah setiap harinya, sehingga ada ketidakseimbangan antara pertambahan dan penguraian.
Apabila dibiarkan terus menerus tanpa tindaklanjut, sampah akan berdampak buruk bagi kehidupan. Contohnya adalah sampah yang bertumpuk akan mengeluarkan bau busuk akibat tidak mengalami degradasi. Bau tersebut sangat mengganggu dan bisa berakibat fatal bagi lingkungan hingga kesehatan makhluk hidup.
Upaya Pengolahan Sampah 
pengolahan sampah di Indonesia menggunakan motede 3R yaitu reduce atau pengurangan penggunaan, reuse atau penggunaan kembali, dan recycle atau daur ulang.
1.Reduce
 Mengurangi sampah, dengan cara mengurangi sampah atau menghemat pemakaian barang.
Misalnya: membawa kantong belanja saat belanja dan menghindari kantong kresek.
2.Reuse
Pemanfaatan ulang
Memanfaatkan botol bekas menjadi perangkap nyamuk (OVITRAP), memanfaatkan kaleng bekas sebagai pot bunga.
3.Recycle
Daur ulang
Mengolah sampah organik yang dihasilkan dari dapur rumah tangga dan lingkungan menjadi pupuk organik padat (POP) dan pupuk organik cair (POC)



Komentar